FANDOM


  • KRrft

    wilayah Pernaungan Kappa Terakhir

    Pernaungan Kappa Terakhir

Wilayah terakhir yang diizinkan manusia dan elf untuk dihuni Kappa. Dahulu sebelum berhasil ditekan oleh manusia dan elf Kappa menempati wilayah sampai ke sebagian Dweeilondu dan Seledin dan bahkan sekarang ini perbatasan ke Pernaungan Kappa Terakhir masih dipantau ketat. Meski begitu beberapa pedagang dan peneliti masih mau berhubungan dengan Kappa karena barang-barang dan kebudayaan unik mereka yang tidak bisa ditemui di belahan dunia manapun.

Pernaungan Kappa Terakhir adalah padang tundra luas yang sebagian dareah diselatan dan timurnya merupakan padang rumput luas tempat kelompok Taneuma memelihara kuda-kuda mereka.


  • Kelompok dan tribe di dalam Pernaungan Kappa Terakhir

Komunitas Kappa dibagi-bagi berdasarkan suku dan kelompok. Setiap suku dipimpin oleh seorang ketua suku yang dijuluki Khan dan dari semua suku itu mereka dibagi lagi menjadi empat kelompok.

Meski terkesan terpencar-pencar dan mempunyai pemerintahan sendiri-sendiri namun sebenarnya semua kelompok dan suku disatukan oleh satu orang pemimpin yang dipilih berdasarkan rapat dari perwakilan tiap kelompok, pemimpin itu dijuluki Khagan.

Berikut ini adalah list dari tiap kelompok di Pernaungan Kappa Terakhir:

1. Kelompok Meiyo
G

Kappa Meiyo

Kelompok yang paling beradab dari keempat kelompok Kappa. Mereka menempati wilayah selatan dari pernaungan kappa terakhir.
Kelompok ini memiliki total 5 tribe didalamnya dan kelima-limanya adalah tribe yang mengkedapankan kemajuan peradaban dan kebudayaan kappa. Mereka mempunyai susunan kunjungan nomaden di pernaungan yang paling terorganisir dari kelompok lainnya. Mereka juga merupakan kelompok utama dari ras kappa yang paling bisa menjalin hubungan dengan daerah dluar pernaungan kappa terakhir, hubungan ini termasuk perdagangan dan persetujuan politik antar negara.
2. Kelompok Taneuma
F

Taneuma

Kelompok ini adalah kelompok peternak kuda paling maju dari keempat kelompok Kappa. Merek menmpati wilayah timur di pernaungan kappa terakhir.
Kelompok ini memiliki total 17 tribe didalamnya. Mereka mempunyai susunan kunjungan nomaden terluas dan merupakan jenis kappa terbanyak di pernaungan.
Kuda-kuda yang mereka rawat merupakan jenis terkuat di seluruh Therria karena mereka dirawat dan dijaga dengan menggunakan Pengendalian Jiwa. Ciri khas yang paling utama dari kelompok ini selain dari paruh para kappa prianya adalah dari rambut wanitanya yang sangat panjang. Kelompok ini adalah kelompok yang paling banyak melahirkan Khagan di pernaungan.
3. Kelompok Fubuki
E

Fubuki

Kelompok ini adalah kelompok Kappa yang memusatkan perhatian mereka kepada pemujaan dua dewa utama para Kappa, Amagawa Hakujin dan Aku Omotai Khan, yang masing-masing merupakan dua entity yang saling bertolak belakang, namun meski demikian pemujaan terhadap Amagawa Hakujin lebih dominan di kelompok Fubuki. Kelompok ini menempati wilayah utara dan barat dari pernaungan kappa terakhir.
Kelompok ini mempunyai total 15 tribe didalamnya. Ke khas-an dari kelompok ini adalah mereka mempunyai tenmaku (rumah nomaden kappa) yang dikhususkan untuk menerima salah satu dari dua dewa utama kappa yang disebut kami tenmaku. Adat Kappa mengharuskan kami tenmaku untuk dibakar sampai habis pada pagi hari apabila pada malam sebelumnya yang mendatangi kami tenmaku adalah Aku Omotai Khan, hal ini bisa diketahui dari jatuh atau tidaknya yurikago (cradle) yang ditempatkan di atas kami no daiza, tiga buah tongkat yang rapuh.
Kami tenmaku juga kadang dimiliki oleh ketiga kelompok lainnya karena disanalah ras kappa sebaiknya bersembahyang. Kepemilikan kami tenmaku tidaklah populer selain di kelompok Fubuki karena membuat perjalanan nomaden menjadi sulit karena beban tambahan.
Kelompok Fubuki juga merasa dirinya sebagai pelindung dari pernaungan kappa terakhir. Status mereka yang merupakan pemuja utama dewa Kappa lah yang membuat watak mereka menjadi seperti ini.
Khagan Kappa yang sekarang berasal dari kelompok Fubuki, Khagan itu bernama Hojo Matsu yang berasal dari tribe Shippu. Khagan ini diangkat setelah kesuksesannya dalam menghalau serangan kelompok Akumu.
4. Kelompok Akumu
D

Akumu

Kelompok ini adalah satu-satunya Kappa yang masih mempertahankan tradisi memakan daging elf atau manusia, hal ini bisa dilihat dari pupil mata mereka yang seperti elang. Dulu sebelum ras Kappa berhenti memakan daging makhluk humanoid semua mata mereka mempunyai pupil seperti kelompok Akumu. Kelompok ini menempati wilayah kutub utara dari pernaungan kappa terakhir (ujung yang paling ujung).
Penyebab utama dari masih eksisnya tradisi memakan orang ini adalah karena kelompok Akumu merupakan pemuja utama dewa Aku Omotai Khan yang merupakan dewa paling utama ras Kappa sebelum kejatuhan mereka oleh para elf. Mereka tidak mengikuti tradisi membakar tenmaku karena tradisi ini muncul setelah kejatuhan.
Walau dikata mereka masih memakan makhluk humanoid dan bermata elang kebiasaan dan fitur ini hanya muncul pada sebagian kelompok Akumu karena sulitnya mencari daging elf dan terutama manusia semenjak mereka diusir oleh ketiga kelompok lain dari wilayah tengah pernaungan sampai ke kutub utara.
Kelompok Akumu mempunyai total 10 tribe didalamnya. Mereka sudah tidak diakui oleh ketiga kelompok yang lain dan mereka mempunyai Khagannya sendiri, Khagan Akumu yang sekarang adalah Songen Suji.
Manusia dan elf yang tinggal di pernaungan kappa terakhir sangat menghindari wilayah kelompok Akumu.
Community content is available under CC-BY-SA unless otherwise noted.